Kau yang dulu pernah bersamaku

Kenangan adalah sesuatu yang hadir dari sebuah kisah yang telah berakhir.
Kadang melupakan kenangan indah tidaklah mudah seperti halnya membalikan telapak tangan. Banyak dari kita yang mungkin sampai saat ini masih terjebak oleh kenangan indah bersama mantan terindah dan merupakan cinta pertama pula, yang dulu hadir dan singgah mengisi hari-hari kita, meskipun telah terpisah jauh. Terkadang kenangan-kenangan indah bersama mantan masih terbayang, mengikuti kemanapun kaki melangkah, membuat kita sulit melupakan kesan manis yang pernah tercipta, akan tetapi hubungan cinta memang harus berakhir, meskipun kita masih mencintainya.

From : Aku

To : Kamu yang dulu pernah bersamaku

Dirimu adalah hal terindah yang pernah singgah.
Yang kini menjadi kenangan yang mengiringi kemanapun kaki ini melangkah

Dirimu adalah cinta yang selalu kurindukan.
Meski tak kudapati dalam kenyataan.
Setidaknya aku memilikimu dalam kenangan

Segala rasa kini tak lagi sanggup kumengerti.
Selalu saja aku terjebak oleh wajah yang selalu hadir dalam lamunan.
Entah kenapa selalu saja terjebak oleh cinta yang tak lagi nyata.
Masih saja mengharapkan bidadari yang ternyata hanya ilusi

Semua tentang kita akan ku kenang selamanya
Kan ku jadikan album kehidupan baruku
Yang kan berganti dengan lembar yang baru
Meski kan sedikit berbeda tapi inilah kenyataannya

Kini aku memang bukan pemilik senyummu lagi.
Namun ku harap senyummu akan tetap menghiasi bumi ini.
Hingga langit tak lagi kelabu.
Hahahahahaa, kok aku menangis yah, melihat kamu bahagia disana
Opss… Aku sedang terharu
Sedih sudah jauh hari ku usir

Yah !
Aku disini hanya mampu berdoa.
Dengan harap yang tak ternoda akan rasa kecewa.
Tuhan menyertai kamu dengan kebahagianmu
Menghadirkan pelangi dilangit indah untuk memberi warna pada kebahagiaanmu
Mengakhiri hari dengan keindahan pancaran surya senja
Mewakili senyum haru menatap kamu yang sedang berbahagia.

Untuk kamu yang aku tak mau menyebut namamu lagi
Kau yang dulu pernah bersamaku
SELAMAT BERBAHAGIA YA….

Aku sengaja menulis puisi ini di awal, karena aku tak mau ada yang berpikir bahwa aku masih mengharapakanmu, tapi terserah kalau ada yang mau berpikir demikian toh itu pendapat kamu. Jujur aku cemburu, pokoknya seperti itu. Patah hati karena ditinggal mantan menikah memang cukup membuat beberapa orang merasa sedih, apalagi kalau dia masih punya rasa. Yah, itu yang aku rasakan. Kamu tau kenapa…? Dia adalah cinta pertamaku. Betapa dia sangat berarti dalam hidupku, cintaku semuanya. Kami yang pernah sama-sama tertawa, jalan-jalan, makan, foto2 berdua, beli sayur. Dan banyak kenangan yang indah, tapi sayang aku tak mau menulis semuanya disini karena setiap halaman yang ada ini tidak bisa menampung sekian banyak kenangan indah yang kami jalani. Dan dia paling suka makan tahu tek.

https://ceritadariwaebaza.blogspot.com/

Iklan

The reflections

Hidup memang bergelombang, ombak kesedihan dan kebahagiaan pasti datang silih berganti. Ada saat di mana kita berada di titik lemah. Merasa lelah dengan apa yang sedang kita lalui dan ingin berhenti sejenak dari peliknya dunia. Mari, kita rileks dan mulai merenung.

“Jika kamu bertanya tentang siapa manusia yang paling sok kuat di dunia ini, maka jawabannya adalah aku. Inilah aku dengan segala kepalsuan yang aku tunjukkan. Mulai dari senyuman, kebahagiaan, bahkan bisa jadi segalanya. Aku yang dengan pandai memberi motivasi kepada mereka, namun tak sadar jika diri sendiri pun sulit untuk melakukannya. Aku yang selalu dijadikan sandaran tanpa sadar aku pun tidak punya bahu untuk bersandar. Telingaku yang selalu sigap mendengarkan tanpa sadar aku pun tak punya telinga untuk mendengar ceritaku. Aku yang selalu hadir dengan senyuman tanpa peduli seberapa banyak luka yang aku sembunyikan di dalamnya, sungguh betapa munafiknya diri iniTerkadang aku selalu mengeluh dengan apa yang terjadi, ketika teman sebayaku bisa melakukan kegiatan layaknya seumuran mereka, namun apa daya aku tak seberuntung mereka. Lagi-lagi aku selalu merasa jika dunia ini tidak adil, dan itu adalah penyakit terbesar dalam hatiku.”

Pernah merasa ada di posisi itu? Kurasa, hampir setiap orang pernah ada di sana. Bergulat dengan diri sendiri, mencari solusi agar bisa berhenti menyakiti diri sendiri. Iya, mengeluh hanya akan menyakiti diri sendiri. Membanding-bandingkan hidup kita dengan orang lain bisa menimbulkan sifat iri dan dengki yang akhirnya hanya akan menyusahkan diri.

Solusi yang aku temukan adalah bersyukur, karena tolok ukur kebahagiaan adalah rasa syukur. Porsi kebahagiaan atau definisi bahagia menurut seseorang itu akan berbeda-beda, sebanyak apapun kebahagiaan yang kita dapat, jika kita tidak memiliki rasa syukur, maka semua itu akan tetap terasa kurang. Sebaliknya, sekecil apapun kebahagiaan yang ada di hidup, jika kita memiliki rasa syukur yang besar maka sejatinya kebahagiaan pun akan sebanding dengan rasa syukur itu. Percayalah, Allah tidak pernah tidur terlebih untuk hamba-Nya yang tidak pernah kufur. Jika kita melihat kehidupan orang lain yang jauh lebih mewah, atau merasa bahwa mereka lebih beruntung, lalu terbesit rasa iri di benak hati. Ayolah! Kita olah rasa iri itu menjadi motivasi. Sampai kapan kita akan terpuruk melihat kebahagiaan orang lain? Tanpa sadar, begitu banyak nikmat yang sebenarnya tidak kita syukuri. Dunia ini fana, apapun yang kita lihat lewat mata belum tentu sesuai dengan kenyataannya. Apalagi lewat media sosial, duh jangan dulu iri, banyak manipulasi, percayalah. Hidup dengan pola kita sendiri, berjuang semampunya, bersedih secukupnya, dan bersyukur sebanyak-banyaknya, maka kita akan menemukan bahagia yang tiada hentinya. Kata siapa kita tidak boleh bersedih? Boleh, asal jangan terlalu berlebihan, sewajarnya saja. Toh, berlarut-larut dalam kesedihan hanya akan membuatmu terombang-ambing dalam pikiran negatif. Jangan pula media sosial kamu jadikan sebagai pelampiasan, tak usah kamu bercerita padanya, no one care, you know? Carilah pundak yang bisa menenangkanmu, jika tidak punya jangan khawatir, bukankah kita punya Allah yang selalu menyayangi dan selalu ada untuk kita? Allah lebih tahu apa yang kita rasakan lebih dari kita, dan Allah juga tahu cara terbaik agar kita kembali bahagia. Cukup mendekat pada-Nya, sedihmu akan segera reda, percayalah. Tentang pencapaian atau kesuksesan, semua akan mendapatkan jatahnya masing-masing. Nikmatilah prosesmu sendiri meskipun panjang, yang sukses duluan mungkin perjuangannya lebih sepadan, kamu harus ingat itu. Dan tentang sesuatu yang tidak kamu miliki tapi orang lain miliki, jangan dulu iri, mungkin bahagiamu bukan ada di sana, yang terbaik untukmu telah Allah bungkuskan dengan rapi, takdir-Nya selalu indah pada waktunya, percayalah, kita hanya bisa berjuang, berdoa dan berusaha. Bagaimana? Sesakmu sudah sedikit terobati? Tersenyumlah, kebahagiaan telah menunggumu. Jangan bersedih, jangan mengeluh. Jemput bahagia dengan rasa syukur. Allah tahu kamu mampu.

https://ceritadariwaebaza.blogspot.com/

 

MENGENALMU ADALAH CADU BAGIKU

MENGENALMU ADALAH CADU BAGIKU
 
Aku mengenalmu seperti mentari pada bumi
yang menghangati kala fajar datang menyapa
aku mengenalmu seperti cahaya pada rintik hujan
yang menciptakan warna indah pelangi
aku mengenalmu seperti mata air keluar dari akar pepohonan
yang memberikan kita kehidupan
aku mengenalmu seperti udara karena aku ingin mencintaimu tanpa batas
aku mengenalmu seperti pujangga
yang padai merangkai kata
yang jadi pengantar suka membius rasa karna makna menikam lara
Aku ingin mengenal seluruh daerah hatimu
menjelajah setiap sudut ruang hatimu
membangun tahta maha cinta
agar kau bisa rasa dengup jantungku
yang tak pernah berhenti dengan berharap
sejak aku mengenalimu kuntum – kuntum bunga di laman hati ini
beraroma dengan wangi menjinakkan kegusaran
Hati ini bergolak menuntut harapan
membalas rasa karna kau sudah membuatku candu
akan tatapanmu, senyumu, canda tawamu dan semua tentang kamu
kau adalah candu bagiku
Pesonamu menghias rona penuh asa membuatku terpana asmara
mengalirkan sungai rindu di kala sendu
Suaramu itu yang selalu mengajakku untuk bilang AKU SUKA SAMA KAMU. I LOVE YOU
 
=Martenius J Thonda=

Gadis Kota Kerajaan Kanjuruan 2019

By : Martenius Jalik

Gadis Kota Kerajaan Kanjuruan 

Aku jatuh cinta padamu sejak pertama kukenal percaya saja kamu tidak tau

Aku jatuh cinta pada pesona yang kau hadirkan sejauh mataku memandangmu

Aku jatuh cinta pada kesejukan ramah yang kau beri

Kesejukan yang tiada kutemukan di sudut-sudut kotaku

Aku jatuh cinta pada keramahan yang ada padamu

Keramahan yang pernah kurasakan sendiri saat aku bertekuk pada gelisahku

Aku jatuh cinta pada hijau, merah, kuning, putih hingga jingga yang kau beri

Yah warna warni gemerlapnya kembang api tahun baru 2019

Aku tau aku jatuh cinta pada terjalnya jalanku yg aku lalui untuk memasuki tahun baru

Aku jatuh cinta pada setiap keelokkan yang ku temui dari dirimu

Aku jatuh cinta setiap engkau menatapku

Aku jatuh cinta setiap engkau menyapaku

Aku jatuh cinta saat kamu bilang ” kk sepertix mudah untk membuat org nyaman itu yng sy rasakan”

Aku jatuh cinta padamu

Aku jatuh cinta pada mu setiap waktu

Aku jatuh cinta dan selalu jatuh cinta padamu

Aku berharap aku akan tetap jatuh cinta padamu

Tapi, pada  akhirnya aku jatuh pada mencintaimu

Aku jatuh cinta saat kau memberi pesonamu

Aku jatuh cinta saat kau membagi aura yang menyenangkan

Pesonamu memang menghipnotis mataku

Sepertinya auramu yang menghujam merasuki aku

Aura penuh pesona yang menyihir rasa

Aku akan mengunjungimu walau aku tak diberi kesempatan sekalipun

Gadis dari kota dingin kota sejarah kerajaan kanjuruan

Aku tak akan lupa pada pesonamu, kesejukanmu, keramahanmu, keelokkanmu bahkan cahayamu

Ronamu yang selalu menjadi candu bagiku

Senyummu itu

Aku akan merindu

Merindukan kamu sekali lagi dan lagi

Selalu merindukan kamu

Terimakasih ga ee…

“Kapan nikah?” basa basi di penghujung tahun 2018

Kebanyakan orang menyadari bahwa pernikahan itu tidak hanya membutuhkan biaya yang besar, melainkan butuh tenaga yang ekstra pula. Namun di satu sisi, pernakah kamu menyadari bahwa pernikahan itu bukan hanya soal hari pernikahan itu saja? Kamu juga akan mengambil suatu pilihan untuk menjalani hari-harimu ke depannya. Bahkan, kebanyakan orang menghabiskan lebih banyak waktu dan energi untuk merencanakan hari pernikahan mereka daripada melakukan perencanaan untuk sisa hidup mereka yang akan dilalui bersama-sama.

Tentunya pertanyaan kapan nikah pernah kuterima, biasanya ditanyakan orang-orang ketika bertemu dalam pesta atau saat berkumpul riah bersama. “Kapan nikah?” dan “Kapan nyusul?” biasanya jadi semacam pertanyaan basa-basi, entah iseng, atau memang tidak punya topik lain.

Saat ini aku bekerja di sebuah Perusahan Swasta di pulau Jawa daerah Jawa Timur. Menyoal perjuangan menuju pelaminan memang bukan hal yang sederhana. Ada banyak tahap yang harus dilalui untuk akhirnya bersanding di pelaminan. Mulai dari menjalani hubungan penjajakan yang berisiko bubar di tengah jalan, kerja keras mencari modal, hingga pontang-pontang mencari restu orangtua harus dilakukan untuk menikah dengan tenang.

Bagi aku pernikahan adalah komitmen harian. Setiap hari kamu akan bangun dan sadar untuk terus berkomitmen bersama pasangan kamu. Baik dan buruknya sebuah pernikahan tidak diciptakan melalui foto-foto di Facebook ataupun Instagram. Kamu akan merasakan urusahan sehari-hari yang jauh lebih sulit daripada menentukan sebuah postingan kamu.

Kadang aku berpikir, ada apa dengan teman-teman ini? Begitu kepo, mempertanyakan dan mengomentari yang bukan urusannya. Apakah salah bila seseorang masih berstatus single? Apakah jadi akhir dunia? Tentu saja tidak.

Well, siapa tahu sesungguhnya ia memiliki alasan pribadi sehingga memilih untuk tetap single? Atau siapa tahu sesungguhnya ada yang mendekati, hanya saja itu belum menemukan yang benar-benar tepat untuknya? Dikarenakan banyak anggapan atau banyak faktor tentunya.

Urusan jodoh bukanlah perkara yang simpel. Faktanya, tidak semua pernikahan berakhir dengan bahagia. Pernikahan tidak hanya soal cinta, tapi ada juga faktor lain seperti kecocokan sifat, komitmen, persamaan keyakinan, visi misi, latar belakang keluarga, kesiapan mental dan finansial yang harus dipertimbangkan dengan matang.
Memang, ada sebagian yang berpendapat begini, “Nikah saja dulu, rezeki akan menyusul. Kalau menunggu mapan, kapan nikahnya?” Tapi, secara pribadi aku tidak sependapat dengan itu. Namun bagiku, menikah adalah tahap di mana seseorang telah dipandang cukup dewasa untuk melangkahkan kakinya sendiri, dan hal itu dimulai dari bagaimana mengatasi persoalan kecil sebelum ke jenjang pernikahan.

Pernikahan bukan hanya pesta, namun ada tanggung jawab besar menanti di baliknya. Apakah secara mental dan finansial sudah siap bila tiba-tiba diberi anak? Apakah siap kehilangan kebebasan yang dimiliki saat masih single? Apakah siap menempatkan kepentingan istri dan anak di atas kepentingan sendiri? Pada saat ini, aku tengah berada di persimpangan. Ya, suatu hari nanti aku ingin menikah bila sudah siap. Namun, untuk saat ini menjadi single pun tak masalah. Masih ada hal-hal yang ingin aku raih yang menjadi kerinduan aku sendiri dan kerinduan orang tuaku dan Babeku (panggilan sayang untuk Father Rafaer Sambe, Pr, beliau adalah motivatorku dan inspirator terhebatku). Bagiku keluarga adalah kebahagian terbesarku. Satu hal lagi bahwa pernikahan tentu bukan semata-mata karena usia. Ada banyak yang dipersiapkan, dan bila kamu belum siap sekarang, bukan berarti kamu pecundang. Tidak perlu berkecil hati, karena memang hak kamu untuk mempersiapkan diri. Pernikahan bukan soal mendapatkan status resmi dari Kantor Urusan Agama, bukan pula semata soal pesta.

Sekali lagi aku katakan bahwa pernikahan adalah komitmen untuk hidup berdua dan saling bekerja sama. Tak perlu terburu-buru, karena pernikahan memang bukan lomba. Tak perlu dipaksa, bila memang kamu belum siap sepenuhnya. Ada banyak hal yang harus dipikirkan dan dipertimbangkan. Sebab tentu kita ingin sebuah pernikahan pernikahan menjadi yang pertama dan selamanya.

So, no need to fear being single .being single is not fate but choice..!

Selamat Hari Ibu (I Love You Mama Martha Landang)

Seperti kita ketahui, 22 Desember adalah perayaan Hari Ibu. Banyak orang mengirimkan kata mutiara untuk Mama untuk menggambarkan rasa cintanya. Ungkapan ini tentu menjadi doa untuk Mama.

Hari Ibu di Indonesia diresmikan oleh Presiden Soekarno, pada ulang tahun ke-25 Kongres Perempuan Indonesia 1928 lalu.

Hari ibu merupakan perayaan untuk peran seluruh perempuan Indonesia dalam keluarganya, baik sebagai Mama untuk anak-anaknya, Istri untuk suaminya, dan juga teman atau rekan kerja untuk lingkungan sosialnya.

Banyak cara untuk merayakan Hari Ibu. Sekarang kita bisa memberikan bermacam hadiah unik untuk Mama. Selain memberikan hadiah, banyak juga yang mengirimkan kata mutiara untuk Mama.

Menulis dan memasak sama-sama membutuhkan kreativitas. Kreativitas itu bernama seni. Seni itu membuat Mama selalu semangat. Semangat itu bikin Mama awet muda.

Mama adalah tempat curahan hati istimewa buat saya. Kapan pun saat saya bersedih, Mama selalu siap menghibur saya. Mama selalu mendukung kami anak2nya. Mama kami cinta di kau.

Mama adalah sosok perempuan yang pertama yang menyambut menyapa mencintai menyayangi mengasihi saya (kita) ketika pertama kali kita menyapa dunia ini. Mama pulalah yang pertama kali mengajarkan kita tentang kehidupan ini. Mama kasihmu begitu indah dan besar. Cintamu bak mentari yang selalu menyapaku disetiap pagi.

15253656_1750066108648792_3674391460334276770_n.jpg

Mama pahlawan dalam hidupku. Tiada kurangnya dimataku, sosok sempurna yang menjadi panutan. Dia adalah wanita terkuat, dia adalah wanita terhebat, dia adalah wanita terbaik yang tak tergantikan sepanjang masa.

Selamat Hari Ibu

"My mother is a miracle of walking, an angel without my wings"

6a05cb03-13ca-4de1-b231-ea9644a3ff75

NATAL ANAK RANTAU “Martenius Jalik”

NATAL DIRANTAU

Cip : Martenius Jalik

Vocal : –

Ars : –

Selamat Natal Mama

Selamat Natal Papa

Selamat Natal Saudara Semua

Selamat Natal

Selamat Tahun Baru Mama

Selamat Tahun Baru Papa

Selamat Tahun Baru Saudara Semua

Tuhan Memberkati

Tak terasa delapan tahun hidup dirantau

Rayakan Natal sendiri

Hati ini sangat rindu

Aku sangat rindu

Berkumpul bersama

Teringat wajah Mama Papa di kampung

Kapankah rindu ini bisa terobati

Dalam doa aku menangis

Oh Tuhan, jaga Mama dan Papa

Selamat Natal Mama

Selamat Natal Papa

Selamat Natal Saudara Semua

Selamat Natal

Selamat Tahun Baru Mama

Selamat Tahun Baru Papa

Selamat Tahun Baru Saudara Semua

Tuhan Memberkati

Bertahun sudah kita tak jumpa

Rayakan Natal bersama

Hati ini sangat rindu

Aku sangat rindu

Berkumpul bersama

Kini satu lagi tahun berganti dihari kita hidup

Adakah rindu ini terobati

Ingin rasanya ku kembali

Bersama rayakan hari yang indah ini

Selamat Natal Mama

Selamat Natal Papa

Selamat Natal Saudara Semua

Selamat Natal

Selamat Tahun Baru Mama

Selamat Tahun Baru Papa

Selamat Tahun Baru Saudara Semua

Tuhan Memberkati

https://ceritadariwaebaza.blogspot.com/2018/12/natal-anak-rantau-martenius-jalik.html

16114509_1787266988262037_7820322000311955877_n (1)

merry-christmas-Jalik-martenius